3 Tips Jitu Menghadapi Promo Ramadhan

Tidak terasa, bulan suci Ramadhan sebentar lagi akan tiba. Biasanya, saat bulan Ramadhan tiba, harga-harga kebutuhan pokok menjadi sedikit meningkat. Tapi pada saat yang sama, banyak harga kebutuhan pokok yang dikorting juga. Kondisi ini biasa dilabeli dengan sebutan promo Ramadhan. Produsen barang-barang kebutuhan pokok tahu bahwa bulan Ramadhan merupakan momen yang sangat tepat untuk meningkatkan penjualan. Dengan menurunkan sedikit harga, produsen bisa menjual lebih banyak barang yang artinya akan mendatangkan keuntungan lebih besar. Keuntungan serupa juga bisa menjadi milik Anda karena pada dasarnya Anda akan mengeluarkan uang lebih sedikit untuk membeli barang-barang kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan. Namun keuntungan tersebut hanya bisa Anda dapatkan jika Anda jeli. Nah, di bawah ini ada beberapa tips menghadapi promo bulan Ramadhan yang bisa membantu Anda untuk tetap bisa mengontrol keuangan.

  1. Mencatat Kebutuhan yang Diperlukan

Sudah disinggung sebelumnya bahwa harga promo saat bulan Ramadhan memang sangat menggiurkan karena tidak jarang, banyak barang yang dikorting dengan potongan harga yang lumayan. Hal ini sebenarnya bisa menjadi seperti dua sisi pisau: bisa menguntungkan, dan bisa jadi merugikan. Menguntungkan, jika Anda benar-benar bisa efektif memanfaatkan momen tersebut dan merugikan jika Anda kalap dengan harga miring yang ditawarkan. Sayangnya, banyak orang di luar sana yang menjadi bagian dari yang kalap. Biasanya kebanyakan orang akan berpikir, “Wah, mumpung lagi promo nih. Borong ah!” Sebagai akibatnya, mereka membeli barang-barang yang tidak mereka butuhkan hanya karena tergiur harga yang lebih murah. Inilah yang menjadi penyebab ungkapan “bulan Ramadhan adalah bulannya pembengkakan pengeluaran”.

Untuk mengatasinya, Anda harus mau mencatat kebutuhan apa saja yang diperlukan selama bulan Ramadhan. Dan selalu coba untuk mematuhi catatan tersebut. Kalaupun memang ada barang tersier yang mendapatkan promo Ramadhan, kalau bisa dihindari terlebih dahulu. Atau kalau memang benar-benar susah ditahan, cobalah untuk membuat kelonggaran di catatan kebutuhan Anda dengan mengalokasikan maksimal dana untuk barang tersier tersebut. Sebagai contoh, Anda membatasi belanja kebutuhan tersier sebesar Rp 100.000 saja. Cobalah untuk mematuhinya. Dengan demikian, anggaran yang Anda keluarkan akan tetap terjaga dan Anda bisa menghindari bersikap boros. Ingatlah bahwa setelah Ramadhan akan ada momen Idul Fitri yang sudah jelas akan memakan anggaran lebih banyak lagi. Memang, sebagian besar dari Anda akan mendapatkan THR, tapi bukankah lebih baik untuk menghematnya ketimbang menghamburkannya?

  1. Cobalah untuk Berbelanja Online

Ketika promo Ramadhan sudah mulai bermunculan, sangat disarankan bagi Anda untuk berbelanja secara online. Mengapa? Alasan pertama adalah karena belanja online akan mempermudah Anda. Anda akan tetap bisa melakukan aktivitas keseharian Anda tanpa harus repot-repot pergi ke pasar atau supermarket. Barang akan datang sendiri ke rumah. Yakinlah bahwa ongkos kirim yang Anda bayarkan untuk berbelanja online sangatlah sepadan dengan waktu yang Anda dapatkan untuk tetap melanjutkan aktivitas atau memperbanyak ibadah di bulan suci. Alasan yang kedua adalah karena saat ini belanja online, khususnya pada bulan Ramadhan, amat sangat dibanjiri dengan banyak sekali promo. Manfaatkanlah momen ini dan Anda akan bisa menghemat lebih banyak uang.

  1. Rajin-rajinlah Cek Update Promo

Masih berhubungan dengan tips di atas, yaitu sarang untuk berbelanja online, sesering mungkin sebaiknya Anda cek update promo di berbagai toko online. Melakukan pengecekan tersebut sangatlah mudah dan cepat. Anda bisa melakukannya di mana saja dengan menggunakan smartphone Anda. Dan tidak butuh waktu lebih dari 5 menit untuk melakukannya. Jika ada promo yang sedang ditawarkan di suatu toko online dan promo tersebut mencakupi kebutuhan yang sedang Anda perlukan, kenapa tidak mencoba untuk membelinya langsung saja? Percayalah, toko online juga saling berlomba satu sama lain untuk memberikan promo. Sebagai konsumen, Anda harus pintar-pintar memanfaatkan momen ini dengan mencari promo mana yang paling menguntungkan bagi Anda.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*